Senin, 27 Juni 2011

Penyakit seksual bukan dominasi pria muda

JIKA selama ini banyak yang beranggapan bahwa penyakit seksual hanya dialami pria berusia muda, ada baiknya menghilangkan anggapan tersebut. Apa pasal?

Berdasarkan penelitian terbaru dari The Royal Pharmaceutical Society of Great Britain mengungkapkan, bahwa bukan hanya para remaja serta orang dewasa yang memiliki risiko terjangkit penyakit seksual.

Faktanya, orang Inggris berusia 45 tahun atau lebih yang tidak memakai perlindungan tepat ketika berhubungan intim dengan pasangannya, berisiko terjangkit penyakit seksual.

Dalam penelitian tersebut, sejumlah 19 persen orang Inggris berusia 45-54 tahun tidak memakai alat pengaman ketika ngeseks dengan pasangan yang bukan pasangan hidupnya. Selama 5 tahun, kesehatan seksual masing-masing responden dipertaruhkan ketika memulai berhubungan dengan orang lain.

Selain itu, ada fakta lainnya yang berhasil ditemukan. Hampir sebanyak 32 persen orang Inggris yang berusia 45-54 tahun paham memaparkan risiko tertular penyakit seksual ketika sehabis senggama. Saat mereka bercinta tanpa pengaman, itu berarti peningkatan penyakit seksual di Inggris dapat melesat hebat.

Alasan orang-orang Inggris tersebut beragam, dari yang tidak menyukai adanya halangan saat bersenggama, sampai karena tidak suka mengenakan alat kontrasepsi.

Namun herannya, sebanyak 20 persen di dalam penelitian tersebut mengetahui dengan pasti bahwa mereka berisiko tinggi terjangkit beragam penyakit seksual karena kebiasaan tersebut.

Ketika dikaji lebih dalam mengenai pemakaian alat kontrasepsi, satu dari empat orang atau sebanyak 23 persen menjawab tidak memakai kontrasepsi karena mereka percaya pasangan "tidur" mereka tidak mengidap penyakit seksual.(nsa) Sumber : www.okezone.com




Tidak ada komentar: