Selasa, 23 Agustus 2011

Rangsangan cuping telinga timbulkan rangsangan hebat

KONON, cumbuan pada kuping dapat merangsang gairah seksual seseorang. Banyak pasutri hanyut dalam cumbuan hingga akhirnya mengarah ke adegan ranjang, meski awalnya hanya menyentuh cuping telinga.

Dalam rentang waktu cukup panjang, para pakar seks menganggap telinga sebagai bagian tubuh yang tidak memiliki kaitan dengan birahi. Pada kenyataannya, telinga menarik perhatian kita ketika ia terlihat merah. Biasanya, telinga menjadi merah ketika kita mendapatkan pujian dan merasakan jilatan pada bagian tubuh yang lain. Warna merah pada telinga, khususnya pada bagian cuping disebabkan oleh tekanan darah yang mengalir karena perasaan sangat malu, sangat takut, atau perasaan lainnya.

Namun kini, penelitian telah banyak mengungkap bahwa zona telinga besar kaitannya dengan aktivitas seks.

Penelitian terkini menemukan bahwa cuping telinga adalah daerah yang dapat menimbulkan rangsangan hebat setelah bibir. Apabila diamati dengan saksama, kita dapat melihat bahwa cuping telinga membesar ketika seseorang berhubungan seks. Jika cuping telinga seorang pria atau wanita disentuh dengan tangan atau mulut, mereka pasti terangsang, jelas Muhammad al-Baz lewat bukunya, Arabic Kamasutra.

Muhammad al-Baz turut menjelaskan, terdapat segolongan pria dan wanita yang dapat mencapai orgasme dengan cara menggosok cuping telinganya dengan lembut. Di luar dari aktivitas seks, menggosok cuping telinga dengan lembut dilakukan para ibu untuk menidurkan dan menenangkan bayi mereka.

Mereka mengetahui bahwa cuping adalah bagian telinga yang sangat peka karena dipenuhi banyak saraf dan aliran darah yang dapat merasakan sakit sekaligus merasakan kenikmatan, tukasnya.
(ftr) Sumber : www.okezone.com




Tidak ada komentar: