Selasa, 23 Agustus 2011

Istri pakai sex toys, suami tonton pornografi

SEKS dapat menangani tekanan dalam sebuah hubungan, tapi ada saatnya tekanan malah datang dari ajang bercinta. Padahal, pria membutuhkan kejujuran dari pasangannya.

Jika pria mengeluh tentang kurangnya aktivas seks, dia mungkin mengabaikan masalah serius yang mendasari pengurangan tersebut. Pada dasarnya, pria membutuhkan Anda untuk mencerahkannya.

Ego pria sering berkaitan dengan seks, sehingga mudah bagi kaum adam mengabaikan masalah ranjang sebagai ketidaktertarikan wanita, dan bukan mempertanyakannya pada wanita. Sehingga, ini membuat pria mencari solusi yang baik untuk membuat hubungan intim dengan pasangan semakin dekat.

"Keintiman emosional adalah mengenai kedekatan. Tapi tetap, dorongan seksual memerlukan sejumlah jarak tertentu," ujar Joe Kort PhD, psikoterapis sekaligus seksolog yang dikutip dari Woman's Day, Rabu (7/7/2010).

Lantas, bagaimana pasangan menyeimbangkan pemogokan seks? Menurut Kort, dengan membiarkan masing-masing pasangan mengalami "seksualitas terpisah". Di mana kehidupan seks di antara keduanya masih terhubung, tetapi tidak mengkhianati dengan mencari partner lain.

"Bagi pria, ini bisa berarti membiarkan istrinya menggunakan sex toys. Karena, pria bisa membiarkan dirinya menonton pornografi untuk mengalami fantasi (seks). Hal tersebut membantu menjaga keseimbangan antara keinginan dan pengabdian kepada kedua belah pihak," tandasnya.(nsa) Sumber : www.okezone.com




Tidak ada komentar: