Menurut konsultan seks dari Klinik Curhat, Dr Iwan Setyawan, suami memang sering kali melakukan kekerasan seksual saat berhubungan intim dengan pasangannya. Cara ini bisa dianggap sebagai variasi bercinta selama disepakati oleh kedua pasangan. Artinya, masing-masing pasangan merasakan kenikmatan seksual.
Berbeda dengan sadomasokis, di mana pria senang menyiksa pasangannya secara berlebihan. Sehingga kenikmatan seks itu hanya dinikmati secara sepihak.
"Kekerasan seksual yang dilakukan secara berlebihan merupakan kelainan yang harus diobati dengan mendatangi psikoterapi," saran Dr Iwan saat berbincang dengan okezone, Selasa (14/10/2008).
Menurutnya, masalah ini bisa menimbulkan efek negatif, baik secara fisik maupun psikis pasangan wanita sepanjang pernikahannya. Untuk itulah diperlukan sebuah solusi untuk menyelesaikan masalah tersebut.
"Caranya dengan mengubah pola pikir pria agar tidak menyiksa pasangannya sebelum bercinta. Begitu pun wanita jangan menganggap bahwa aktivitas seksual hanyalah sebuah kebutuhan untuk menyenangkan pasangan," tandasnya.(tty)
Sumber : www.okezone.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar