Sabtu, 15 Januari 2011

Tidak perlu puasa bercinta saat Ramadhan

VIVAnews - Gairah bercinta merupakan salah satu hasrat yang perlu dikendalikan selama berpuasa. Karena itu, Anda dan suami perlu mengalihkan gairah ini sejak sahur hingga waktu berbuka. Tapi, apakah di luar waktu itu Anda dan suami bisa menyempatkan diri untuk bercinta?

Mungkin Anda merasa enggan berhubungan intim di bulan puasa, karena tubuh tidak bertenaga atau kelelahan. Tapi, menurut Indira Widya, konsultan seks dan perkawinan, bercinta di bulan puasa sah-sah saja, kok. Asalkan, Anda pintar mencuri waktu dan menjaga mood.

"Lemas saat puasa adalah reaksi tubuh yang wajar. Tidak aneh pula jika gairah seks Anda menurun. Biasanya, hal itu berlangsung pada 3-5 hari pertama, karena tubuh masih kaget. Sesudahnya, Anda akan terbiasa," kata Indira.

Namun, karena ada aturan yang berlaku saat berpuasa, bercinta memang hanya bisa dilakukan saat tidak sedang berpuasa. Namun, perlu Anda sadari, kegiatan seks tak melulu harus terjadi penetrasi. Cumbuan dan sentuhan ringan merupakan suatu bentuk hubungan seks juga.

"Tapi, bukan berarti Anda dan suami puasa bercinta. Aktivitas intim ini masih bisa dilakukan di malam hari atau mencuri waktu sebelum makan sahur. Yang penting, kondisi Anda berdua sama-sama siap. Dan, aktivitas bercinta yang sukses dilakukan di bulan puasa, biasanya adalah seks spontan. Kalau direncanakan, sering kali malah sulit terjadi," ujar Indira memaparkan.

Ini yang bisa Anda lakukan:

- Anda bisa mengambil waktu sesudah salat tarawih. Bila pada pukul 9 malam Anda baru selesai salat tarawih, berarti, yang 'aman' adalah pukul 10 malam. Waktu lain adalah setelah berbuka puasa, sebelum tarawih. Meski hanya punya waktu satu jam, Anda tetap bisa mendapatkan seks yang menyenangkan. Bukankah seks yang terburu-buru itu malah membuat suasana makin bergelora?

Jika Anda memang berniat melakukan seks pada jam itu, sebaiknya tidak makan terlalu banyak saat berbuka, karena akan membuat perut tidak nyaman saat berhubungan. Santaplah hidangan yang ringan. Ambillah makanan yang mengandung karbohidrat,
untuk menaikkan tingkat gula darah dalam tubuh dan memulihkan tenaga.

- Sebelum sahur, Anda bisa menyetel alarm dua atau tiga jam sebelum waktu imsak, sehingga Anda berdua masih punya waktu untuk mandi dan menyiapkan makan sahur. Di sini, Anda bisa menggoda suami untuk bercinta. Si dia akan bergairah jika Anda mengajaknya melakukan seks kilat.

Lantas, apa yang harus dilakukan jika gairah bercinta tiba-tiba muncul di siang hari? Keinginan untuk bercinta memang tidak bisa diatur kapan datangnya. Namun, Anda tetap bisa, kok, mengontrolnya, agar tak meletup di saat yang salah. Sebenarnya, dengan menjalankan ibadah puasa, secara otomatis, emosi dan pikiran Anda sudah terjaga.

Anda juga bisa mengalihkannya dengan berolahraga di sore hari, ada pula yang memilih berkonsentrasi penuh pada pekerjaan, atau mengerjakan hobi. Tapi, Indira mengingatkan, gairah itu hanya diredam, bukan di'bunuh'. Untuk mengantisipasi hal itu, keintiman dengan suami perlu dijaga. Caranya, lebih banyak menghabiskan waktu berdua, misalnya salat bareng, atau sama-sama menyiapkan hidangan berbuka.

Sumber : www.vivanews.com




Tidak ada komentar: